Habiskan Saja Gajimu!

Buku karangan Ahmad Gozali ini memang rekomendasi bagi kita yang mempunyai masalah keuangan. Kebanyakan orang mempunyai pola pikir bahwa ketika mendapat penghasilan, uang langsung dibelanjakan, Jika ada sisa baru ditabung atau diinvestasikan. Pada Akhirnya kita malah tidak bisa mengontrol dan uang dibelanjakan semua tanpa sisa. Menabung pun jadi gagal dan Bahkan belum akhir bulan uang sudah habis.

Sebagian besar orang akan merasakan bahwa lebih berat untuk menyisakan penghasilan daripada menghabiskannya. mengatur uang dengan cara menyisakannya akan sulit, karena hal itu sama sekali tidak menyenangkan untuk dilakukan. Buku Habiskan Saja Gajimu memberikan solusi mengatur uang dengan pola menabung dulu kemudian dibelanjakan, Sehingga pengeluaran yang dialokasikan akan senang untuk kita habiskan bukan untuk disisakan.

habiskan-saja-gajimu-e1363507130996

Lewat Buku ini kita akan mengetahui Jenis-Jenis pengeluaran yang sehari-hari kita lakukan, mulai dari yang wajib sampai yang fleksibel. Pengeluaran-pengeluaran ini perlu kita rencanakan dari awal berdasarkan prioritas terkait Risiko dan Kepentingannya.

1. Pengeluaran yang bersifat Sosial, Pada Bagian ini Kita dapat mengenal Pengeluaran Untuk Zakat penghasilan, Infak, Sedekah, Santunan, dll. Prioritas ini menjadi utama mengingat dalam Dalam Harta yang kita dapatkan, terdapat Hak fakir yang harus kita salurkan. Mungkin tidak terasa risikonya jika kita sampingkan, namun ini adalah “titipan” sehingga menyampaikan titipan bisa kita sebut sebagai titipan Allah Juga. Pengeluaran ini yang sifatnya sosial ini, ada yang wajib dan ada yang sukarela dan terkait dengan agama. Intinya adalah “setoran” kita kepada yang menganugerahi kita dengan rezeki.

2. Pengeluaran Yang bersifat cicilan utang, Pengeluaran sosial kita sebut sebagai “Hak Tuhan”, pengeluaran yang ini bisa kita sebut sebagai “Hak Orang Lain”. Karena yang namanya utang kan adalah hak orang lain yang tertunda dan harus kita bayarkan dalam jangka waktu tertentu. Cicilan ini bisa berupa Kredit Rumah, Kredit kendaraan, Utang makan ke waktu dibayarin teman, dll.

3. Pengeluaran Untuk Saving, Pengeluaran ini kita bisa sebut juga sebagai “Hak Kita sendiri di masa depan”. Untuk kepentingan sendiri, tetapi baru akan dinikmati di masa depan. Saving ini bisa lakukan dengan tabungan dana cadangan, Setoran investasi, premi asuransi, dll.

4. Pengeluaran untuk biaya hidup, Kalau yang ini bisa kita sebut sebagai “hak kita sendiri di masa sekarang”. Dalam pengeluaran ini, kita akan mengenal adanya pengeluaran Fixed dan flexible. Pengeluaran fixed adalah pengeluaran yang harus kita keluarkan untuk kelangsungan hidup kita, seperti biaya kontrakan atau kost-kostan, Pengeluaran flexibel merupakan pengeluaran yang masih bisa diatur sendiri sekehendak kita seperti biaya konsumsi.

Lewat buku ini, kita juga akan mengerti Bagaimana Mentalitas si Kaya dan Si Miskin dalam mengelola keuangan, Saving dulu baru Shopping, dan tips-tips bagaimana mengatur pengeluaran kita dengan benar. jadi tidak perlu menunggu Penghasilan lebih besar atau gaji naik untuk mengatur pola keuangan kita. Salam.

2 Comments

  1. Ulfah April 10, 2013 2:39 pm Reply

    Nice posting. Salam kenal dari ulfah di klaten 😀
    Napak tilas ya ulfahuswatunhasanah.wordpress.com

  2. Agil Saputra April 10, 2013 3:02 pm Reply

    Terima Kasih..
    Salam kenal Juga..
    oke, selamat berkunjung. 🙂

    http://Agilsaputra.com/

Leave a Reply

Saya Yakin Anda Juga Tertarik Membaca:close