Training Of Trainer Dengan Ustadz Satria Hadi Lubis

Bismillahirrohmanirrohim..

Alhamdulillah segala Puji bagi Allah yang telah memberikan kenikmatan sehingga Hati, pikiran, sikap dan kehidupan dapat selalu terjaga. Dengan penuh rahmat, saya menulis sebuah sosok yang saya kagumi, Sosok yang menjadi inspirasi saya sehingga menjadi hidup seperti sekarang.

Sosok ini adalah Ust. Satria Hadi Lubis, MM., MBA. Beliau dikenal sebagai mentor manajemen kehidupan, sebuah konsep pemberdayaan manusia berbasis kepribadian Nabi Muhammad saw. Beliau juga Executive Director dari Life Management lembaga yang menawarkan training, coaching, dan consulting inovasi pember­dayaan manusia dengan konsep Manajemen Kehidupan. Ayah dari tujuh orang anak ini mempunyai moto hidup “if you don’t change, you’ll die”. Beliau juga menjadi dosen di STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) dan trainer tentang manajemen dan kepemimpinan (lebih dari 15000 jam pelatihan), penceramah dan pembicara di berbagai tempat. Di antaranya pernah menjadi pengisi tetap acara Spirit Kehidupan, Renungan Fajar dan Sentuhan Iman yang ditayangkan stasiun televisi Lativi. Peraih gelar Magister Manajemen (MM) dan Master of Business Administration (MBA) ini juga sedang menekuni kuliah program Doktor di Universitas Padjadjaran. Beliau memiliki kesibukan di berbagai kegiatan dan organisasi ini telah menulis sekitar 12 buah buku best seller, diantaranya : Breaking The Time, Unstoppable Success, dan The Habits for Succes.

Saat ini Beliau menjabat Direktur Eksekutif LP2U, meraih gelar Magister Management  pada STIE IPWI-Jakarta dan Master of  Business Administration pada American World University.  Pernah menjabat sebagai Ketua Umum RISKA (1988), Sekretaris LSI (1996 – 1999), disamping itu aktif  bekerja sebagai Widyaiswara di Departemen Keuangan, juga menjadi dosen di Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN), penulis buku-buku manajemen haroki, serta pembicara pada kegiatan-kegiatan seminar dan pelatihan.

Apa sih yang mengagumkan dari Ust. Satria Hadi Lubis?

Bagi Saya, Pak Sahal (Panggilan akrab beliau) adalah Sosok Inspirator saya sejak dahulu. Saya sudah mengenal Buku beliau sejak SMA, Buku itu Berjudul “Unstoppable Success: Meraih Sukses Tanpa Henti”. Buku ini saya baca saat ada tugas Membuat Resensi Buku dan kemudian menjelaskannya di depan Kelas saat SMA dulu. Buku ini juga saya peroleh sebagai hadiah dari kakak saya, saat itu kakak saya sedang study di STAN. melalui buku itu pula, saya menjadi seorang yang bisa berkomunikasi, mempunyai pandangan kedepan, optimis menjalani kehidupan, memotivasi teman, dan hidup dengan lebih teratur.

Awalnya saya Belum Tahu jika Beliau juga mengajar Di STAN. Saat saya masuk menjadi mahasiswa STAN, bertemu beliau adalah suatu motivasi tersendiri. Sosok Ini menjadikan saya semakin semangat dan ingin menjadi seperti sosok beliau. Beliau sekarang Mengajar Mata Kuliah Etika Profesi dan Kapita Selekta Pengembangan Kepribadian, mata kuliah yang sangat sesuai dengan Kemampuan beliau dalam manajemen kehidupan.

Selain itu, yang menjadi Inspirasi saya terhadap beliau adalah dari Profesinya yang juga sebagai Dosen STAN sekaligus menjadi seorang Trainer dan Pengarang Buku. Profesi yang menurut saya sangat mulia dan sangat bermanfaat bagi orang lain. Setiap Ilmu yang diberikan akan selalu menjadi ladang pahala bagi siapa saja yang menyampaikan. Lewat Buku, Lewat materi yang diajarkan di Kelas, dan Lewat Pelatihan yang beliau lakukan, akan selalu memberikan manfaat bagi orang banyak.

Dengan Sosok yang mengagumkan inilah, sampai sekarang saya gemar sekali membaca buku-buku beliau. Buku kedua yang saya baca adalah buku yang berjudul “Sukses Jalan Terus”. Buku yang Sederhana tetapi mengena, dengan kata motivasi dan dilengkapi dengan hadis dan Ayat Suci AlQuran membuat buku ini semakin Bermakna. Yang saya dapat dari Buku ini adalah bahwa  sukses bukan berarti kita bergelimang harta benda. Sukses juga bukan berarti kita ternama, menjabat kedudukan tinggi, atau dipuja-puja banyak orang.  Sukses bisa dimiliki siapa pun, selagi cita-cita untuk sukses tetap dimiliki. Dan, sukses bisa dinikmati kapan pun, tanpa perlu menanti menjadi kaya, menjadi pejabat, atau menjadi selebitas.

Buku ini memberikan rahasia meraih kesuksesan secara benar, mudah dan mengalir tanpa henti. Buku yang dikemas praktis, ringan, dan populer yang memberikan inspirasi perubahan dalam diri saya.

Buku berikutnya yang saya baca adalah Buku yang Berjudul “Menjadi Murobbi Sukses”, buku yang menjadi kegemaran para aktivis dakwah, dan sebagai panduan dalam menjalankan halaqah.

Buku ini juga merupakan buku yang amat sesuai untuk para aktivis dakwah untuk menjadi murabbi sukses. Buku yang Memiliki 114 tips untuk kegunaan para murabbi, naqib dan pemimpin kelompok binaan (halaqah) yang di sunting dari pengalaman peribadi ust. Satria Hadi Lubis yang telah lama berkecimpung dalam dakwah. Lewat Buku ini saya menjadi tahu bahwa Gelar Beliau juga PhD yaitu (Pakar Halaqah dan Dakwah).

Salah satu buku lagi yang tak kalah menarik adalah, Buku yang berjudul “Breaking The Time”, Sesuai dengan judulnya, setelah membaca Breaking The Time, Alhamdulillah saya sedikit demi sedikit mampu mendobrak keterbatasan waktu dan memperoleh keberlimpahan waktu walaupun sampai saat ini masih terus belajar untuk mengaturnya. Buku ini berisi panduan step by step tentang manajemen waktu. Mulai dari hal yang paling mendasar, yakni mendefinisikan misi hidup, lalu menentukan peran, visi peran sampai pada teknis pembuatan rencana pekanan dan rencana harian.

Masih banyak lagi buku karangan beliau yang belum saya baca, Namun sudah ada dalam daftar buku pencarian saya dan juga sebagai Target untuk membaca 1000 buku berkualitas yang sudah saya tuliskan di Life Planning. Buku-buku tersebut adalah “Menggairahkan Perjalanan Halaqah”, “Beginilah Seharusnya Aktivis Dakwah”, “The Habits For Success”.

Perjumpaan saya pertama Kali dengan beliau adalah saat beliau sedang Mengisi Sebuah Kajian Islam Di STAN, Kajian yang bernama OASSIS (Obrolan Asik Seputar Islam) merupakan kajian yang diselenggaran oleh IMMSI (ikatan mahasiswa Muslim Akuntansi) yang merupakan kajian pekanan. Hingga sempat Mengabadikan lewat sebuah Foto dan sempat ingin meminta tanda tangan beliau di buku karangan beliau yang saya miliki, namun tidak terlaksana karena tidak sempat membawanya. Pembawaan Beliau yang kharismatik membuat saya menjadi terinspirasi akan cara penyampaiannya.

Kenapa kok Training of Trainer?

Sebelum saya menjelaskan mengenai upaya sehari-hari saya dalam meningkatkan potensi, saya akan menjelaskan kenapa memberi judul tulisan ini dengan nama “Training Of Trainer”. Diibaratkan sebuah Konsep yang diajarkan oleh Ust. Satria Hadi Lubis, dalam Sub Bab Belajar seumur Hidup di mata Kuliah Kapita Selekta Pengembangan Kepribadian, setiap orang akan selalu menjalani proses belajar, tak terkecuali bagi seorang yang sudah menguasi suatu bidang, makan ia akan tetap belajar, untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Trainer adalah seorang yang biasa melakukan sebuah training motivasi, tingkatannya sudah pada level praktik, simulasi di kelas, dan kegiatan lain yang memberikan suatu dorongan untuk melakukan sesuatu bagi seorang yang mengikuti kegiatan ini.

Seorang Trainer juga butuh suatu materi baru untuk melakukan variasi dalam memberikan sentuhan-sentuhan semangat kepada orang lain, maka dari itu, seorang trainer pun perlu mengikuti sebuah training. Ust. Satria Hadi Lubis merupakan salah satu Sosok yang mempunyai kemampuan tersebut, yaitu memberikan training kepada trainer-trainer muda, dan saya adalah salah satu bagian dari orang yang membutuhkan siraman materi dari beliau. Dengan sering mengikuti pelatihan, kemantapan hati untuk memberi manfaat kepada orang lain akan semakin terbentuk seiring berjalannya usia. Amin.

Upaya apa saja sih yang sudah saya lakukan?

Sosok Beliau yang sebagai Motivator, Dosen, dan penulis merupakan tindakan dan profesi yang patut dicontoh. Hal ini membuat saya ingin menjadi seperti sosok beliau, dan sudah saya tuliskan di Life Planning saya untuk menjadi seorang penulis dan Inspirator. Amin.

Dengan berbekal buku-buku beliau yang saya baca, banyak upaya yang sudah saya lakukan. Walaupun terkadang masih perlu banyak belajar. Upaya ini saya Aplikasikan dengan melakukan kegiatan-kegiatan Kecil mulai dari Suka memberikan Kalimat motivasi via media online seperti facebook, blog, dan twitter sampai dengan memberikan motivasi ke teman-teman. Berikut Upaya-upaya yang sudah dan akan saya lakukan yang dijelaskan secara singkat.

1. Memberikan Kata-kata mutiara/kalimat motivasi

Hal ini sudah saya lakukan dengan melalui media online seperti Facebook, twitter, dan juga Blog. Alhamdulillah, walaupun terkadang respon sedikit, namun saya akan tetap konsisten sehingga akan terbiasa dan samakin lama respon akan berkembang dan respon positif akan mengikuti dengan sendirinya. Mudah-mudahan tindakan ini memberikan manfaat kepada setiap orang yang membacanya.

2. Melakukan dan Sering Menghadiri Seminar Motivasi

Sering menghadiri Seminar-seminar yang diselenggaran di kampus merupakan kegiatan yang menjadi prioritas tersendiri. Selain bertujuan untuk mendapat ilmu baru, juga sebagai pendongkrak semangat untuk menjalani kehidupan hari-hari berikutnya.

3. Membaca Buku-buku Motivasi

Buku-buku motivasi seperti karya Dale Carnegia, Jamil Azzaini, termasuk bukunya ust. Satria Hadi Lubis merupakan buku yang gemar saya baca, metode yang unik dari masing-masing pengarang membuat variasi ilmu menjadi semakin beragam dan semakin banyak.

4. Rutin Halaqah dan berperan aktif

Halaqah Rutin tiap pekan merupakan wujud implementasi dari buku ust. Satria Hadi Lubis, selain untuk meningkatkan Ruhiyah dan menjaga kondisi keimanan yang kadang naik dan turun.

5. Belajar Menjadi Penulis

Belajar menjadi penulis merupakan langkah kecil untuk menjadi seorang pengarang buku yang profesional, belajar rutin dan disertai literatur dan media yang mendukung membuat kegiatan ini menjadi salah satu yang digemari.

6. Aktif dalam Organisasi

Alhamdulillah, selama kuliah tiga tahun di STAN memberikan banyak sekali pengalaman di bidang organsisasi, mulai dari organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa sampai organisasi Ikatan Mahasiswa Muslim, membuat Kemampuan Berkomunikasi semakin baik dan meningkatkan potensi diri.

Leave a Reply

Saya Yakin Anda Juga Tertarik Membaca:close