Yuk, Ng-ODOJ!

Hari ini adalah hari ke 161 saya mengikuti program One Day One Juz.  Artinya, sudah 5 kali khatam sejak meniatkan diri untuk konsisten tilawah 1 juz dalam sehari. Sejak tergabung dengan ODOJ 121 yang anggotanya mayoritas dari ikhwah STAN baik senior maupun junior, Intensitas untuk bertemu dengan Al Quran menjadi lebih banyak. Setiap hari saya jadikan membaca Qur’an sebagai kebiasaan sehingga serasa ada yang kurang jika belum membacanya dalam sehari. Seperti kebiasaan makan dan minum. Sudah otomatis, tilwah ini adalah makanan ruhani.

Gerakan One Day One Juz (ODOJ) tumbuh dengan pesat. Semenjak soft launching tanggal 11 November 2013 hingga Maret 2014, jumlah anggota ODOJ sudah mencapai 87.000 ODOJ-er (sebutan untuk member ODOJ) yang tersebar dari berbagai penjuru dunia. Setiap hari ratusan orang bergabung untuk bersama saling mengingatkan agar mencapai target tilawah satu juz setiap harinya. Dari yang tua sampai yang muda semuanya berlomba-lomba untuk tilawah satu juz. Dari teman kerja sampai dengan orang yang biasa saya temui di jalan juga antusias memegang mushaf-nya.

Grand Launching ODOJ: Tingginya Antusias para Pecinta Quran

Perhelatan Grand Launching Program One Day One Juz (ODOJ) #IndonesiaMengaji diselenggarakan pada Ahad, 4 Rajab 1435 H di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Acara Grand Lounching ini sebagai Pembukaan Resmi Program ODOJ, karena beberapa bulan sebelumnya sudah di adakan Soft Launching dan sudah diikuti oleh ribuan peserta.

Para anggota ODOJ yang hadir berasal dari berbagai wilayah se-Indonesia, di antaranya Provinsi Lampung dan Kalimantan Timur. Yang terdaftar dalam acara tersebut sebanyak 27 ribu orang. Acara pada sesi pertamanya adalah penganugerahan ODOJ Award kepada sejumlah anggotanya, pembacaan al-Qur’an oleh para hadirin selama 30 menit, dan pemutaran Film ODOJ. Arie Lestari ODOJ 23 terpilih sebagai Admin Tergigih ODOJ (One Day One Juz) pada saat itu yang mampu mengatur, membina, mengarahkan, dan mencurahkan perhatiannya kepada Odojers.  Agenda lainnya bincang-bincang dengan para artis Muslim-Muslimah yang juga aktif di ODOJ. Sesi pertama usai sekitar pukul 11.00 WIB. Sesi kedua dilanjutkan setelah shalat Zhuhur berjamaah.

Harapan setelah selesainya Grand Launching adalah menjadikan Komunitas yang secara hukum sudah legal ini semakin meluas dan target peserta sampai 240 juta orang istiqomah tilawah 1 juz per hari tercapai.

Tips Istiqomah Ng-ODOJ

Sedikit Tips dari sahabat saya, Rully Oktoberyanto mengenai bagaimana agar konsisten menjaga tilawah 1 juz dalam 1 hari.

1. Tingkatkan kualitas tilawah

Selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas tilawah kita agar bisa membaca Al Qur’an dengan baik dan benar. Bisa dengan mengikuti halaqah tahsin atau dengan belajar tahsin via online. Dengan membaca Al Qur’an dengan baik dan benar, Insya Allah kita akan dapat menikmati bacaan Al Qur’an kita. Sehingga lebih semangat untuk tilawah Al Qur’an

2. Lengkapi gadget / laptop dengan software Al Qur’an

Seringkali kesibukan membuat kita lupa membawa mushaf Al Qur’an. Jangan sampai menjadi alasan kita untuk tidak tilawah. Install aplikasi Al Qur’an di laptop, smartphone yang kita miliki. Salah satu Software Al Qur’an yang cukup lengkap yaitu Ayat ver 1.2.2 buatan King Saud University dapat didownload gratis.

3. Perbanyak mendengar murattal Al Qur’an

Kurangi memutar MP3 lagu yang tidak memberi manfaat. Ketika waktu luang, di dalam kendaraan atau ketika sedang di depan komputer putarlah MP3 Murattal sehingga lantunan Al Qur’an senantiasa menghiasi hari-hari kita. Untuk membantu peserta ODOJ saat ini sudah ada MP3 murattal per halaman sehingga bisa diputar sesuai dengan tugas tilawahnya hari itu. MP3 Murattal per halaman dapat didownload gratis.

Akhirnya, One Day One Juz Menjadi program yang rutin akan saya lakukan dan sejak awal tahun 2014 sudah saya tuliskan di #Revolusi2014. Terima kasih kepada penggagas program ODOJ, juga terima kasih kepada Istriku yang ikhlas mengingatkan dan bersedia ikut program ini juga. Semoga setiap huruf yang saya baca pahalanya mengalir kepada kalian. Kesadaran berbuat baik memang terkadang datang memerlukan waktu dan perantara, tapi lebih baik terlambat dibandingkan tak terlibat.

Semoga tulisan ini memberi semangat kepada kita agar kembali bergaul dan bersahabat dengan Qur’an dan menjadi bagian dari para sahabat Qur’an yang akan mendapat syafaat di hari yang anak dan harta tidak  bermanfaat, kecuali amal shalih yang melekat dalam hidup yang singkat.

Yuk yang mau ikutan bisa gabung dengan daftar di  onedayonejuz.org

Sumber:
– Dakwatuna.com
– Jamilazzaini.com
– Hidayatullah.com

Leave a Reply

Saya Yakin Anda Juga Tertarik Membaca:close